Khalifah itu masalah yang amat penting dan musti bagi kita, untuk membahas dan mendalaminya,karena khalifah itu mrupakan kedudukan bagi manusia.Manusia di ciptakan dengan setatus/kedudukan,kewajiban dan tugas dan dalam pembahasanya mari kita tadaburi ayat ayat berikut ini:
- Qs:Albakarah 30 yang artinya:"Ingatlah ketika tuhanmu berfirman kepadapara malaikat:"sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi."mereka berkata:"mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di muka bumi,orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah,pdahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji engkau,dan mensucikan engkau?" tuhan berfirman:"sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." Kemudian di dalam surat: al'araf 69 yang artinya:"Apakah kamu(tidak percaya)dan heran bahwa dating kepadamu peringatan dari tuhanmu yang di bawa oleh seorang laki laki di antaramu,untuk memberi peringatan kepadamu?dan ingatlah olehmu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu pengganti pengganti(yang berkuasa)sesudah lenyapnya kaum nuh,dan Allah telah melebihkan kekuatan dan perawakanmu (daripada kaum nuh itu),maka ingatlah nikmat nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan." Kemudian dalam surat Al'araf 24,surat:syad 26,surat:yunus 14,alan'am165,Annaml 62,Fatir 39 dan An-nur 55.Yang di maksud khalifah adalah pengemban amanah Allah,maka ia adalah kepercayaan Allah di 'alam ini,sebagaimana di jelaskan dalam surat Al-ahzab 72 yang artinya:"Sesungguhnya kami telah mengemukakan amanah kepada langit,bumi dan gunung gunung,maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu,dan mereka khawatir akan menghianatinya,dan di pikulah amanah itu oleh manusia,sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh."Maka manusia dengan kemuliaan dan keutamaanya di atas segala sesuatu daripada ciptaanya,kepada dia Allah memberi amanah sebagai khalifah di ala mini,untukmengemban amanahnya,atau meninggikan kalimahnya dengan meninggikan dinnya serta merealisasikan syari'ahnya sebagaimana di terangkan dalam surat al-isr'a 70.Kalau kita amati ayat ayat tentang khalifah,kita dapati bahwa khalifah itu di jadikan untuk manusia saja,dengan redaksi Allah jadikan kamu khalifah,Kami jadikan kamu khalifah,dan memberikan kekuasaan kepada mereka sebagaimana yang telah lalu dan sesudah itu Allah hubungkan dengan beberapa kalimat:wazadakum filkhalqi basthotan(Ali'imran 69)dan ini sebagaimana sebagaimana firmanya di ayat lain.Hendaklah dia(manusia)mempunyai kelebihan dalam penciptaanya berupa 'ilmu maupun fisik,inilah dia ma'na dari firman Allah swt dalam surat:Al-ahzab 72.Langit adalah ibarat kekuasaan,bumi ibarat kebesaran serta gunung adalah ibarat ketinggian,dan semua enggan mengemban amanah karena khawatir padanya mengapa:karena Allah tidak menjadikan kelebihan sebagaimana telah menjadikan bagi manusia yaitu 'aqal,walaupun langit itu luas bumi itu besar dan gunung itu tinggi namun tidak mampu mengemban amanah Allah,maka manusialah yang di percaya mengemban tugas khalifah Allah di 'alam ini,dan mustilah bagi manusia mempunyai kelebihan di atas yang lain yaitu langit bumi dan gunung sebagaimana Allah telah mengibaratkanya.Karena manusia mempunya dada yang lapang atau pandangan mata hati yang lebih luas dari pada luasnya langit,punya jiwa atau mental yang lebih besar dari pada bumi dan punya 'aqal yang tinggi melebihi gunung.maka inilah kelebihan nilai positiif yang di maksud oleh Allah,dan dengan kelebihan ini mampulah manusia mengamban amanah Allah,dan kalau tidak mampu Allah katakana dzalim dan jahil,kemudian Allah mengkaitkan dengan kalimat:watankhituna minal jibali buyutan(Qs:Al-'araf 72)maka inilah dia yang di maksud dengan memakmurkan atau membangun Negara dengan ilmu atau ilmu teknik membangun yang tinggi(canggih) sebagaimana Allah katakan di ayat yang lain:inama ya'muru masajidallah man 'amana billah(at-taubah 19)dan yang lain yang semakna denganya.Maka kewajiban khalifah memakmuran bumi karena bumi adalah jannah baginya.Dan di bumi itulah manusia ber'ibadah kepada Allah sepanjang hidupnya.Kemudian Allah mengkaitkan dengan kalimat:fahkum bainans bil haq wala tatabi' al-hwa:maka kewjiban khalifah merealisasikan syari'ah menghukum manusia dengan yang haq yaitu Al-qur'an dan bukan dengan yang lainya yang berasal dari pola piker manusia,pendapat,fisafat,dan inilah tujuan pokok daripada khalifah Allah,kemudian Allah kaitkan dengan kalimat:linandur kaefa ta'malun,maka khalifah itu merupakan tugs yang akan di lihat atau di nilai oleh Allah dalam hal ini Allah berfirman :Wakul'imalu fasyayarallah 'amalakum warasullahu walmu'minun,dan di ayat lain Allah berfirman:kulyaqaumi I'malu 'ala makanatikum ini 'amilun fasaufa ta'lamun(az-zumar 105) dan ayat ayat lain yang semakna,kemudian Allah kaitkan juga dengan kalimat liyabluwakum fima ataakum(al-an'am165)kemudian di hubungkan dengan kalimat:Linandura kaefa ta'lamun artinya untuk di pantau bagaimana kamu bekerja,maka khalifah adalah tanggung jawab yani perbuatan yang di awasi atau di pantau oleh Allah dan dalam hal ini Allah berfirman sebagaimana dalam surat:at-taubah 105.dan az-zumar 39 kemudian Dia hubungkan dengan kalimat lain dalam surat:alan'am 165.Maka di dalam tugas khalifah ada tingkatan tingkatanya sebagaimana tingkatan kampong,propinsi,kepulauan dan begitu seterusnya masing masing tingkatan atau derajat dan tidaklah tingkatan itu kecuali pembagian tugas atau pembagian 'ibadah sebagai ujian dari Allah untuk di lihat atau di nilai dalam hal ini Allah berfirman yag artinya:"Dan bagi masing masing mereka derajat yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka(balasan) pekerjaan pekerjaan mereka sedang mereka tiada di rugikan(Qs:Al-ahkaf 19)dan Allah kaitkan dengan kalimat:waman kafara fa'alaihi kufruhu,dan dalam hal ini maka pahamlah kita bahwa khalifah adalah persoalan wajib bagi siapa yang di pilih oleh Allah,barang siapa yang bersyukur maka dalah mu'min dan barang siapa yang tidak mensyukurinya adalah kafir ini sesuai dengan firmanya:Waman syakara fainama yaskuru li nafsi waman kafara fainallaha ghaniyunkarim(an-naml 40) dan ahirnya dengan adanya khalifah Allah di alam ini menjadi kukuh teguhlah dien yang di ridoi Allah,dan Allah gantikan dari kondisi khauf menjadi aman,dan setelah ada kekhalifahan maka kita khusuk hanya ber'ibadah kepada Allah saja tanpa ada sekutu baginya.sesuai firman Allah:"Dan Allah telah berjanji kepada orang orang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal amal yang saleh bahwa dia sungguh sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi,dan sungguh dia akan meneguhkan bagi mereka dien yang telah di ridoiNya untuk mereka,dan Dia benar benar akan menukar keadaan mereka setelah mereka ketakutan,menjadi aman sentausa.Mereka tetap menyembah-Ku dan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Ku.Dan barang siapa yang tetap kafir sesudah janji itu maka merekalah orang orang yang fasik,maka kesimpulanya adalah bahwa khalifah adalah amanah Allah kepada manusia atau tugas dan kewajiban atas manusia dalam ber'ibadah kepada Allah untuk meninggikan kalimahnya,maka khalifah itu adalah pengemban amanah Allah atau kepercayaan Allah di 'alam ini untuk meninggikan kalimahnya dengan memenangkan dienNya dan merealisasikan syaria'atNya.Selanjutnya akan kita bahas tentang 'ibadah dan persoalan dan seluk beluknya.Selamat mengikuti,tak lupa mohon kritik dan saranya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar