Corona Virus Disease
19 sa'at ini viral di seluruh belahan dunia,virus yang konon sangat mematikan
ini sampai detik penulisan artikel ini belum ada obatnya, banyak negara
mengambil tindakan untuk lockdown. Lebih dari dua minggu wabah virus ini di
deklarasikan sebagai pendemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Jumlah kasus
positif terinfeksi virus corona di berbagai belahan dunia pun masih terus
bertambah.Hingga kini lebih dari 500.000 kasus telahpun dilaporkan terjadi di
berbagai negara dengan lebih dari 20.000 kasus kematian. Meskipun kasus-kasus
baru di china telahpun menurun secara drastis,tetapi kasus-kasus di negara lain
seperti Italia,spanyol dan AS menjadi pusat perkembangan baru.Setidaknya ada
tiga miliar penduduk dunia termasuk 1,3 miliar penduduk India telahpun di
perintahkan untuk tetap tinggaldi rumah.Kecepatan penyebaran virus tersebut
membuat pemerintah mahupun organisasi internasional kesulitan,namun beberapa
waktu terahir ada perkembangan baik yang mulai terlihat dan mnawarkan alasan
untuk tetap berharap.Di himpun oleh Al-Jazzera berikut beberapa perkembangan positf
terkait virus corona ini :
WHO luncurkan uji coba global dengan cepat untuk menilai
pengobatan paling menjanjikan dari virus ini serta penyakit yang di sebabkanya
saat ini. WHO tengah mencari obata-obatan atau kombinasinya yang di kembangkan
untuk penyakit lain dan telah di setujui penggunaanya bagi manusia serta
tersedia secara luas. Studi yang di sederhanakan ini akan bergantung pada data
yang di hasilkan dari ribuan pasien di rumah sakit yang berpartisipasi di
negara-negara di seluruh dunia.Kumpulan data besar yang di hasilkan akan dapat
dengan cepat mengindikasikan perawatan mana yang lebih efektif. "Kami
melakukan ini dalam waktu singkat" kata petugas medis di Departemen Vaksin
dan Biologi WHO Ana Maria Henao Restrepo.
Jumlah relawan di Inggris melampaui ekspektasi Perdana Mentri
Inggris. Boris Jhonson memanggil 25.0000 relawan pada selasa (24/3/2020) lalu
untuk membantu mengirim bahan makanan kepada warga yang paling rentan untuk
meng isolasi diri.Dalam 24 jam lebih dari 400.000 orang telah medaftar.Menurut
BBC jumlah tersebut pun naik menjadi lebih dari setengah juta.Setiap orang
dewasa yang sehat dapat mengajukan permohonan menjadi relawan.
Polusi udara menurun. Wabah ini juga telah menurunkan jumlah
penggunaan transportasi di sebagian besar wilayah dunia.Di samping itu sebagian
besar industri juga berhenti. Polusi udarapun menurun drastis. Citra satelit
menunjukan polusi di china menurun drastis,Badan Lingkungan Eropa (BEE)
mengkonfirmasi bahwa konsentrasi polutan khususnya nitrogen dioksida yang
sebagian besar di sebabkan oleh transportasi jalan baru-baru ini mngalami
penurunan drastis,sementara di luar Italia seperti Spanyol rata-rata kadar
nitrogen Barselona mengalami penurunan sebanyak 40% dari satu minggu ke minggu
berikutnya.
Puncak virus corona di Itaia di prediksi segera
terjadi.Penyebaran virus corona yang cepat di Italia menjadikanya sebagai salah
satu pusat wabah. Sejauh ini Italia telah melaporkan lebih dari 8000 kematian
dan lebih dari 80.000 infeksi.Italia sempat mencatat kematian harian tertinggi
793 orang pada Sabtu(21/3/2020). Lalu sejak saat itu angka kematian tidak
pernah lebih dari angka itu dan kasus baru terus menurun."Perlambatan yang
terjadi dalam sebuah laju pertumbuhan adalah faktor yang positif dan di beberapa
daerah,saya percayankita sudah dekat dengan titik turun" kata Asisten
Direktur Jendral WHO untuk inisiatif Strategis Ranieri Guerra.
RS di Amerika Serikat siapkan penggunaan plasma darah sebagai
pengobatan. RS tersebut bersiap menguji pengobatan berusia satu abad yang di
gunakan untuk melawan wabah flu dan campak sebelum adanya vaksin.Baru-baru ini
di lakukan untuk wabah ebola dan SARS. Perawatan ini mungkin bekerja juga untuk
COVID 19.Badan Pengawas Obat dan Makanan AS mengatakan bahwa pihaknya tengah
mempercepat persetujuan penggunaan plasma pasien pulih untuk mengobati yang
baru terinfeksi.Saat seseorang terinfeksi virus tertentu tubuh mulai membuat
protein yang di rancang khusus dan di sebut anti bodi untuk melawan infeksi, setelah
orang tersebut pulih antibodi-anti bodi ini mengapung dalam darahkhususnya
dalam plasma.Penyuntukan plasma terhadap pasien terinfeksi dapat mendukung
kemampuan melawan infeksi atau mengurangi keparahan penyakit. Dokter di China
juga berusaha melakukan pengoobatan covid 19 dengan cara penyuntikan plasma
yang di berikan dari pasien sembuh,tetapi penelitian ini baru menghasilkan
studi awal.
Sementara warga
dunia khususnya kalangan ekonomi kelas bawah sudah mengalami kegelisahan yang
amat sangat,karena kebutuhan pangan mereka bergantung kepada penghasilan di
mana mereka saat ini tidak boleh keluar rumah (stay at home) ini adalah
persoalan yang harus segera di jawab oleh para pemimpin negara agar kebutuhan
hidup rayatnya tepenuhi pada saat di berlakukan lockdown.Kami rakyat kalangan
bawah hanya bisa berharap kepada pemerintah dan berdo'a kepada sang penguasa
dunia yang sesungguhnya yaitu Allah swt